Proteinuria adalah suatu kondisi yang ditandai dengan kelebihan protein dalam urin. Protein dalam air seni dapat merupakan tanda awal penyakit ginjal atau sistemik yang mendasarinya. Mendeteksi dan menangani kondisi ini secara dini sangat penting untuk mencegah komplikasi.
Proteinuria terjadi ketika ginjal mengeluarkan lebih dari 150 mg protein dalam urin selama 24 jam. Kebocoran protein yang tidak normal ini dapat diakibatkan oleh disfungsi ginjal atau kondisi sistemik lainnya. Penting untuk dipahami bahwa urin berbusa dapat terjadi pada proteinuria yang parah; hal ini dapat terjadi secara alami, terutama pada pagi hari, dan bukan berarti Anda menderita proteinuria. Sebaliknya, tidak memiliki urin berbusa tidak berarti Anda sehat.
Proteinuria sering kali tidak memiliki gejala pada tahap awal. Namun, pada kasus yang lebih parah, gejala-gejalanya dapat meliputi:
Proteinuria dapat disebabkan oleh:
Jika Anda merasa memiliki gejala Proteinuria, jadwalkan konsultasi sesegera mungkin.
Untuk mengonfirmasi dan menyelidiki proteinuria, langkah-langkah berikut biasanya dilakukan:
Rujukan ke Dr Jay Lim diperlukan dalam kasus-kasus berikut ini:
Jika Anda merasa memiliki gejala Proteinuria, jadwalkan konsultasi sesegera mungkin.
Penanganannya tergantung pada penyebab yang mendasarinya:
Proteinuria dapat mengindikasikan penyakit ginjal atau kondisi sistemik yang memerlukan perhatian segera. Jika tidak diobati, kondisi ini dapat berkembang menjadi gagal ginjal atau komplikasi lainnya.
Proteinuria adalah kondisi yang tidak terlihat, tetapi dapat menjadi tanda awal masalah ginjal dan kesehatan secara umum. Jika Anda mengalami gejala atau berisiko, berkonsultasilah dengan penyedia layanan kesehatan Anda untuk evaluasi dan perawatan yang sesuai.
Tim kami yang ramah siap melayani Anda.
Untuk pertanyaan mendesak dan permintaan janji temu, silakan hubungi klinik secara langsung.